Kamis, 12 Desember 2013

Komisi I DPR ingatkan SBY jangan lembek hadapi Australia

Reporter : Muhammad Hasits | Jumat, 13 Desember 2013 02:24
116
Share Detail
Komisi I DPR ingatkan SBY jangan lembek hadapi Australia
Marty Natalegawa sambut kedatangan Menlu Australia. ©2013 Merdeka.com/Imam Buhori
Berita Terkait

glooma - Wakil Ketua Komisi I DPR, Tubagus Hasanudin, berharap pemerintah mengambil sikap tegas atas penyadapan yang dilakukan oleh Australia. Ia memberikan saran agar membuat nota kesepakatan yang saling menguntungkan kedua negara, apabila Australia mengakui kesalahannya.
"Indonesia harus tegas tapi tidak kelewatan. Harus terkontrol," ujar Hasanudin di Plaza Senayan, Jakarta, (12/13).

Menurut Hasanudin, apabila pemerintah berani mengambil langkah untuk memutuskan hubungan kedua negara, tentu ini akan memberi pelajaran bagi Australia. Harga diri Indonesia akan terangkat di mata dunia.

"Kalau nanti ternyata juga tidak menimbulkan efek jera, kenapa tidak. Itu kan lebih bagus untuk memberikan ruang yang sempit dan sedikit pembelajaran cukup berat kepada Australia," katanya.

Atas kasus penyadapan ini, kedua negara harus mengevaluasi kerja sama di berbagai bidang. Jika menemukan kata sepakat, maka dapat memperbaiki hubungan kedua negara.

"Kedepannya harus ada pembuatan kode etik ditandatangani oleh kepala negara. Lalu dilaksanakan, dievaluasi kalau memang ada saling menguntungkan maka di situ mungkin pelan-pelan kembali ka awal," ujarnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar